
Aman dulu, baru belajar
Minggu pertama dijalani bertahap. Ayah Bunda boleh menemani di 3 hari pertama, si kecil boleh membawa benda kesayangan, dan rutinitas yang sama setiap hari membantunya cepat merasa tenang.
WanderKids adalah tempat anak 2–4 tahun belajar berani, mandiri, dan penuh rasa ingin tahu, lewat bermain dan eksplorasi yang terarah. Setiap hari, guru mengabarkan cerita si kecil langsung ke genggaman Ayah Bunda.

Minggu pertama dijalani bertahap. Ayah Bunda boleh menemani di 3 hari pertama, si kecil boleh membawa benda kesayangan, dan rutinitas yang sama setiap hari membantunya cepat merasa tenang.

Setiap hari ada 50 menit waktu eksplorasi. Anak bertanya, mencoba, dan menemukan sendiri, bukan menghafal.

Catatan guru, foto kegiatan, dan perkembangan si kecil sampai lewat aplikasi WanderMom. Ada juga ruang konsultasi untuk bicara langsung dengan guru.

Mengucap terima kasih, menunggu giliran, berbagi, dan merapikan mainan sendiri. Hal-hal kecil yang dilatih setiap hari.
Rutinitas yang sama setiap hari membuat anak merasa aman. Isinya yang berganti, mengikuti tema mingguan.

Menyimpan tas sendiri, menyapa guru dan teman.
Salam, doa, lagu, dan cerita tema hari ini.
Memilih kegiatan di area sensori, seni, balok, buku, dan sains sederhana.
Cuci tangan, makan bekal sendiri, lalu beres-beres.
Berlari, melompat, memanjat di playground.
Mengingat kegiatan hari ini, lalu pulang.
Setiap hari guru menuliskan observasi untuk setiap anak: kegiatan yang diikuti, apa yang sudah bisa dilakukan sendiri, dan hal yang masih perlu didampingi.
Tampilan WanderMom dengan data demo.
Si kecil ikut kelas reguler selama 3 hari bersama guru dan teman sekelas. Di akhir trial, kami ceritakan bagaimana ia menjalani harinya.
Jadwalkan Free Trial →
Kelas tematik beberapa bulan sekali: ke kebun, mengenal pemadam kebakaran, bermain ke Kampung Kencana, sampai membuat donat sendiri.
Lihat jadwal berikutnya →Minggu pertama Ahmed masih sering menangis di pagi hari. Gurunya sabar, dan setiap hari saya dapat kabarnya. Sekarang dia yang semangat mengajak berangkat.
Di rumah Keke mulai mau makan sendiri dan merapikan mainannya. Ternyata itu dilatih setiap hari di sekolah.
Lewat WanderMom saya tahu apa saja kegiatan Azmir hari itu. Jadi di rumah kami punya bahan cerita.
Fazya dulu malu dengan orang baru. Sekarang dia punya teman yang selalu dia ceritakan sepulang sekolah.
Waktu konsultasi, gurunya memberi saran kegiatan sederhana untuk di rumah. Rasanya kami satu tim mendampingi Ayyubi.
Program after school untuk melanjutkan rasa ingin tahu si kecil. Daftarkan minat Ayah Bunda, kami kabari saat kelas dibuka.
Belajar bersama mitra kami
Cara terbaik mengenal WanderKids adalah berkunjung bersama si kecil. Kami tunjukkan kelas, ceritakan keseharian, dan jawab semua pertanyaan Ayah Bunda.